10 Kesalahan Affiliate Marketing
Belajar dari kesalahan orang lain lebih murah daripada membuat sendiri.
Kesalahan #1: Promosi Tanpa Pengalaman
**Masalah**: Promote produk yang belum pernah dipakai
**Solusi**: Gunakan produk dulu, baru review dengan jujur
Kesalahan #2: Terlalu Banyak Produk
**Masalah**: Promote terlalu banyak produk, kehilangan fokus
**Solusi**: Fokus 3-5 produk core yang really bagus
Kesalahan #3: Hard Selling
**Masalah**: Konten terlalu promosi, audience kabur
**Solusi**: 80% value, 20% promosi
Kesalahan #4: Tidak Tracking
**Masalah**: Tidak tahu mana yang convert
**Solusi**: Setup proper tracking, analyze regularly
Kesalahan #5: Komisi Saja
**Masalah**: Pilih produk karena komisi tinggi, bukan quality
**Solusi**: Prioritize relevance dan quality untuk audience
Kesalahan #6: Tidak Disclose
**Masalah**: Tidak transparan sebagai affiliate
**Solusi**: Selalu disclosure, bangun trust
Kesalahan #7: Set and Forget
**Masalah**: Pasang link lalu ditinggal
**Solusi**: Regular update, check broken links, optimize
Kesalahan #8: Wrong Audience
**Masalah**: Promote ke audience yang tidak sesuai
**Solusi**: Match product dengan audience needs
Kesalahan #9: No Comparison
**Masalah**: Tidak membantu audience membandingkan opsi
**Solusi**: Buat comparison content, alternatives
Kesalahan #10: Expecting Quick Results
**Masalah**: Menyerah terlalu cepat
**Solusi**: Affiliate butuh waktu, stay consistent
Success Framework
Choose Right Products
Create Valuable Content
Build Trust
Optimize Continuously
Affiliate marketing butuh patience dan authenticity.
Suka artikel ini?
Bagikan ke teman-teman Anda!